DLH Bersama TP-PKK dan Dharma Wanita Kota Tidore Kepulauan Gelar Rapat Strategis Pemetaan Ruang Terbuka Hijau untuk Mewujudkan Kota Aman, Nyaman, dan Berkelanjutan

Berita Informasi248 Dilihat

Tidore, jendelamalut.com – Dalam rangka mendukung terwujudnya visi pembangunan Kota Tidore Kepulauan yang aman, nyaman, maju, dan berkelanjutan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) bersama Tim Penggerak PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Tidore Kepulauan menggelar rapat koordinasi persiapan pemetaan Ruang Terbuka Hijau (RTH), bertempat di Ruang Rapat Sekda pada Rabu (28/5/2025).

Ketua TP-PKK Kota Tidore Kepulauan, Rahmawati Muhammad Sinen, yang turut hadir dalam rapat tersebut, mengungkapkan bahwa penataan dan pengelolaan ruang terbuka hijau merupakan cita-cita yang telah lama ingin diwujudkannya. Ia menyoroti sejumlah taman kota, termasuk median jalan Tugulufa, yang kondisinya tidak terawat atau belum tertata optimal.

“Sejak menjabat sebagai Ketua I TP-PKK, saya memiliki harapan agar taman-taman di Kota Tidore dapat menjadi ruang publik yang indah, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat. Kami ingin mulai menata secara bertahap, dan PKK siap menjadi mitra aktif DLH dalam pengelolaan taman-taman tersebut,” ujar Rahmawati.

Ia menekankan pentingnya kerja sama lintas sektor dalam pengelolaan RTH. Menurutnya, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk hingga ke tingkat kelurahan dan desa, perlu dilibatkan secara langsung.

“Setiap OPD bisa diberikan tanggung jawab untuk mengelola satu titik taman atau ruang terbuka yang telah ditanami. Ini menjadi bentuk kolaborasi nyata antar-instansi dalam membangun lingkungan kota yang lestari,” tambahnya.

Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesra, Syofyan Saraha, yang turut hadir dalam rapat tersebut, menyampaikan bahwa program pemetaan dan penataan ruang terbuka hijau ini sangat sejalan dengan kebijakan strategis Pemerintah Kota Tidore Kepulauan, khususnya dalam penguatan sektor unggulan daerah seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan.

“RTH bukan hanya elemen estetika kota, tapi menjadi komponen penting dalam penguatan ekosistem kota, mendukung sektor wisata dan pertanian perkotaan, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat,” jelas Syofyan.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Muhammad Syarif, dalam paparannya menjelaskan potensi ruang terbuka hijau yang dimiliki oleh Kota Tidore Kepulauan serta rencana pengembangannya ke depan. Ia juga mempresentasikan video master plan taman kota sebagai gambaran perencanaan yang terintegrasi menuju kota hijau dan ramah lingkungan.

“Penataan ini merupakan bagian dari agenda jangka panjang menuju Kota Tidore yang berciri taman. Kami ingin menjadikan ruang-ruang publik lebih hidup, fungsional, dan ramah bagi warga,” ujar Syarif.

Rapat ini menjadi langkah awal strategis yang menunjukkan keseriusan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam memperindah wajah kota sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup melalui pemanfaatan dan pelestarian ruang terbuka hijau secara terpadu. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *