Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan Buka Musyawarah II IKK Makayoa: Dorong Organisasi Jadi Wadah Perekat Sosial dan Mitra Strategis Pembangunan Daerah

Berita Informasi190 Dilihat

Tidore, jendelamalut.com – Wakil Wali Kota Tidore Kepulauan, Ahmad Laiman, secara resmi membuka Musyawarah II Ikatan Kerukunan Keluarga Makian Kayoa (IKK-M) yang digelar di Aula SMK Negeri 1 Kota Tidore Kepulauan, pada Kamis, 29 Mei 2025.

Dalam sambutannya, Ahmad Laiman mengajak seluruh pengurus dan anggota IKK Makayoa untuk menjadikan organisasi ini sebagai ruang strategis dalam mempererat jalinan persaudaraan, memperkuat semangat kebersamaan, serta merawat harmoni di tengah keberagaman masyarakat.

“Jadikan IKK Makayoa sebagai wadah silaturahmi yang mampu menyatukan segala bentuk perbedaan. Organisasi ini harus menjadi perekat sosial yang hadir membawa semangat inklusif, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam upaya pembangunan daerah,” ujar Ahmad Laiman.

Ia menegaskan bahwa sinergi antara organisasi kemasyarakatan dengan pemerintah daerah merupakan kunci utama dalam menyukseskan berbagai program pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Dalam konteks ini, IKK Makayoa diharapkan mampu mengambil peran aktif dan konstruktif.

“Kami berharap IKK Makayoa dapat bersinergi dengan Pemerintah Kota Tidore Kepulauan dalam mendukung realisasi visi daerah yang aman, nyaman, dan ramah bagi seluruh lapisan masyarakat,” lanjutnya.

Ahmad Laiman juga menekankan komitmen Pemerintah Kota Tidore Kepulauan terhadap prinsip-prinsip inklusivitas dan kesetaraan. Ia menyatakan bahwa pemerintah hadir untuk semua golongan tanpa membedakan suku, agama, ras, maupun latar belakang sosial.

“Pemerintah tidak membeda-bedakan. Kami hadir untuk semua komunitas yang ada, dan berkomitmen menciptakan ruang hidup yang sejahtera dan adil bagi seluruh masyarakat Tidore Kepulauan,” tegasnya.

Musyawarah II IKK Makayoa tahun 2025 ini mengusung tema, “Mempertegas Jati Diri dan Memperkuat Filosofi Mohde Thapso Menuju Tidore yang Aman, Nyaman, dan Ramah.” Tema ini mencerminkan tekad organisasi untuk terus memperkokoh identitas budaya dan nilai-nilai luhur dalam mendukung pembangunan daerah yang berkelanjutan.

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya Anggota DPRD Kota Tidore Kepulauan, Ardiansyah Fauzi, para sesepuh IKK Makayoa, serta pimpinan sejumlah perangkat daerah. Kehadiran mereka menjadi simbol dukungan terhadap proses demokratis dan regenerasi kepemimpinan di tubuh organisasi.

Musyawarah ini diharapkan tidak hanya menghasilkan pemimpin baru yang memiliki integritas dan visi kuat, tetapi juga memperkuat posisi IKK Makayoa sebagai salah satu elemen penting dalam pembangunan sosial, budaya, dan ekonomi di Kota Tidore Kepulauan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *