Anggota DPRD Halmahera Selatan M. Junaidi Abusama Serap Aspirasi Warga Desa Prapakanda dalam Reses Masa Sidang Kedua 2025: Sorotan pada Krisis Air Bersih dan Fasilitas Pendidikan PAUD

Berita Informasi394 Dilihat

Botang Lomang, 29 Mei 2025, jendelamalut.com – Anggota DPRD Kabupaten Halmahera Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), M. Junaidi Abusama, melaksanakan kegiatan reses masa sidang kedua tahun 2025 dengan menyambangi langsung masyarakat di Desa Prapakanda, Kecamatan Botang Lomang, pada Kamis (29/5/2025).

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Dalam kegiatan yang berlangsung secara tatap muka ini, Junaidi menegaskan bahwa reses merupakan bagian dari tugas konstitusional wakil rakyat untuk menyerap aspirasi secara langsung, mendengarkan keluhan warga, dan menjalin kedekatan emosional antara legislatif dan konstituen.

> “Reses bukan hanya kewajiban formal sebagai anggota dewan, tetapi juga momentum penting untuk menyentuh langsung denyut kehidupan masyarakat. Apa yang kami dengar hari ini akan kami perjuangkan di parlemen demi kemaslahatan bersama,” ujar Junaidi di hadapan warga.

 

Ia menjelaskan bahwa Desa Prapakanda dipilih sebagai salah satu titik reses karena menyimpan sejumlah persoalan krusial yang perlu mendapatkan perhatian dan tindak lanjut cepat dari pemerintah daerah.

Dalam forum yang berlangsung terbuka dan penuh antusiasme, warga menyampaikan berbagai persoalan mendasar, terutama terkait infrastruktur dan kebutuhan layanan dasar. Salah satu keluhan utama datang dari Budiarjo, perwakilan masyarakat desa, yang mengeluhkan belum tersedianya akses air bersih yang memadai.

> “Ketersediaan air bersih adalah kebutuhan pokok. Tapi sampai hari ini kami belum memilikinya secara layak. Permohonan sudah sering disampaikan, namun belum juga ada solusi konkret,” ujarnya penuh harap.

 

Persoalan lain yang turut disorot adalah kondisi pendidikan anak usia dini di desa tersebut. Ramla, pengelola PAUD setempat, menuturkan bahwa ruang belajar yang sangat terbatas menghambat proses pembelajaran dan perkembangan anak-anak.

> “Jumlah siswa terus bertambah setiap tahun, tetapi ruang yang tersedia tidak memadai. Kami membutuhkan gedung tambahan agar proses pendidikan anak usia dini bisa berlangsung dengan optimal,” ungkapnya.

 

Menanggapi berbagai aspirasi yang disampaikan, Junaidi menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan seluruh poin yang diangkat oleh warga dalam rapat-rapat pembahasan bersama pemerintah daerah dan instansi terkait di DPRD Halmahera Selatan.

> “Saya memastikan semua keluhan ini akan kami bawa dalam forum resmi dewan. Ini adalah amanat rakyat yang harus diperjuangkan. Kami juga berharap eksekutif bisa cepat merespons, karena ini menyangkut kebutuhan dasar masyarakat,” tegasnya.

 

Junaidi juga mengajak masyarakat untuk terus aktif mengawasi jalannya pembangunan dan tidak ragu menyampaikan aspirasi kepada wakil-wakil mereka di lembaga legislatif.

> “Partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting agar pembangunan benar-benar menyentuh kebutuhan riil di lapangan,” tambahnya.

 

Kegiatan reses ditutup dengan sesi dialog terbuka antara warga dan anggota dewan, di mana masyarakat berharap agar hasil pertemuan ini tidak hanya menjadi catatan semata, tetapi dapat segera diwujudkan dalam bentuk kebijakan nyata yang berdampak langsung bagi kesejahteraan mereka. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *