Kecelakaan Laut di Perairan Desa Minaluli, Mangoli Utara: Longboat Penumpang Tabrak Longboat Nelayan, Satu Korban Ditemukan Meninggal Dunia

Berita Informasi289 Dilihat

Mangoki Utara, jendelamalut.com – Perairan Desa Minaluli, Kecamatan Mangoli Utara, Kabupaten Kepulauan Sula, Provinsi Maluku Utara, kembali menjadi saksi insiden kecelakaan laut yang menelan korban jiwa. Kejadian naas tersebut terjadi pada Rabu malam (28/5/2025) sekitar pukul 21.18 WIT, saat dua unit longboat bertabrakan di perairan tersebut.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Korban atas nama Jabir Buamona, yang sebelumnya dilaporkan hilang setelah kecelakaan, akhirnya ditemukan meninggal dunia oleh tim penyelamat. Kecelakaan ini bermula ketika longboat penumpang yang berangkat dari Desa Falabisahaya menuju Desa Minaluli bertabrakan dengan longboat nelayan milik warga setempat.

Darmin Min Yunus, saksi sekaligus operator longboat nelayan asal Desa Minaluli, menceritakan kronologi kejadian. Sekitar pukul 18.00 WIT, dirinya bersama korban berangkat menuju perairan Hol Minaluli untuk mencari siput. Namun, hanya dalam waktu sekitar 18 menit setelah keberangkatan, longboat penumpang yang dikemudikan oleh Ilham Soamole datang dari arah Desa Falabisahaya dan terjadi tabrakan hebat antara kedua kapal.

“Kondisi gelap dan jarak pandang terbatas membuat kejadian itu sangat tiba-tiba. Saya bahkan sempat terjatuh ke laut karena benturan,” ujarnya kepada wartawan.

Menanggapi insiden tersebut, Direktur Polisi Perairan dan Udara (Dirpolairud) Polda Maluku Utara, Kombes Pol. Azhari Juanda, mengungkapkan bahwa pihaknya segera mengerahkan tim setelah menerima laporan kecelakaan. Proses evakuasi dan pencarian korban dilakukan dengan menyusuri area perairan sekitar lokasi kecelakaan.

“Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 23.45 WIT dalam keadaan meninggal dunia. Jenazah langsung dievakuasi dan dibawa ke Puskesmas setempat untuk dilakukan visum,” jelas Kombes Pol. Azhari.

Saat ini, penyelidikan terkait penyebab pasti kecelakaan masih dilakukan oleh Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sula guna memastikan faktor-faktor yang berkontribusi dalam insiden tersebut.

Dirpolairud juga menghimbau masyarakat pengguna transportasi laut agar lebih waspada, khususnya saat melintasi perairan pada malam hari yang rawan dengan kondisi gelap dan jarak pandang yang terbatas. “Keselamatan adalah prioritas utama. Harap selalu berhati-hati agar insiden serupa tidak terulang,” pungkasnya. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *