TP PKK dan Dinas Pertanian Halmahera Tengah Dorong Pengelolaan Sagu Lokal di Desa Kia dan Sagea untuk Ketahanan Pangan dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat

Berita Informasi110 Dilihat

Weda, jendelamalut.com – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Halmahera Tengah gencar mendorong pengelolaan dan pemanfaatan pangan lokal berupa sagu. Dorongan ini muncul setelah melihat potensi besar tanaman sagu yang tersebar di Desa Kia dan Desa Sagea, dua desa di wilayah Kabupaten Halmahera Tengah yang memiliki potensi melimpah namun belum dikelola secara optimal.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Ketua TP PKK Kabupaten Halmahera Tengah, Rallia Asyari Ikram, menegaskan bahwa sagu tidak hanya merupakan warisan budaya pangan lokal, melainkan juga memiliki nilai ekonomi yang cukup tinggi jika pengolahannya dapat dilakukan secara lebih baik dan modern. “Sagu ini adalah warisan pangan lokal yang masih kita konsumsi sampai sekarang. Dengan pengelolaan yang baik, sagu bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi masyarakat,” ujarnya saat memberikan keterangan, Kamis (29/5/2025).

Rallia berharap dinas terkait dapat memberikan dukungan maksimal kepada masyarakat untuk memajukan pengolahan sagu. Tanggapan positif pun datang dari Plt. Kepala Dinas Pertanian Halmahera Tengah, Lutfi Tutupoho, yang menyatakan komitmennya untuk meningkatkan produktivitas dan kualitas olahan sagu.

“Kami akan menyalurkan bantuan berupa peralatan pengolahan sagu kepada masyarakat di Desa Kia dan Sagea agar produksi sagu meningkat dan bisa memenuhi permintaan pasar lokal,” jelas Lutfi. Bantuan yang akan diberikan meliputi mesin parut sagu, alat pascapanen seperti gergaji mesin, serta peralatan lain yang dapat mempermudah proses produksi dan meningkatkan efisiensi.

Saat ini, kendala utama yang dihadapi masyarakat setempat adalah keterbatasan alat produksi sehingga pengolahan sagu masih dilakukan secara tradisional dan dalam skala kecil. Hal ini membuat potensi sagu yang melimpah di daerah tersebut belum bisa dimanfaatkan secara maksimal baik untuk kebutuhan pangan maupun sebagai sumber penghasilan ekonomi.

Dengan adanya dukungan dari TP PKK dan Dinas Pertanian, diharapkan pengelolaan sagu dapat lebih modern dan produktif, sehingga sagu tidak hanya menjadi bahan pangan lokal yang bertahan, tetapi juga mampu bersaing di pasar yang lebih luas. Upaya ini sekaligus diharapkan dapat mendorong ketahanan pangan daerah dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat Halmahera Tengah. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *