Sekda Kota Ternate Rizal Marsaoly Temui Kapolda Maluku Utara Bahas Sengketa Lahan Ubo-Ubo: Pemkot Siapkan Sejumlah Opsi Penyelesaian untuk Warga Terdampak

Berita Informasi397 Dilihat

Ternate, 2 Juni 2025, jendelamalut.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate, Rizal Marsaoly, melakukan pertemuan langsung dengan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Maluku Utara untuk membahas persoalan yang tengah menjadi perhatian publik, yakni sengketa lahan di kawasan Ubo-Ubo, Kota Ternate. Pertemuan ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam mencari solusi damai dan konstruktif terhadap konflik lahan yang melibatkan warga setempat.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Dalam pertemuan tersebut, Rizal Marsaoly menjelaskan bahwa Pemerintah Kota Ternate sangat serius menanggapi keluhan masyarakat terkait status kepemilikan dan penguasaan lahan di kawasan Ubo-Ubo. Oleh karena itu, pemerintah mengambil inisiatif untuk membuka ruang dialog bersama aparat kepolisian sebagai bagian dari pendekatan persuasif dan musyawarah.

“Kami menyampaikan langsung kepada Bapak Kapolda bahwa permasalahan ini menyangkut hajat hidup masyarakat, dan kami sebagai pemerintah harus hadir untuk memberikan jalan keluar yang terbaik,” ujar Rizal Marsaoly kepada wartawan usai pertemuan, Senin (2/6/2025).

Menurut Rizal, dalam pembicaraan tersebut, telah disepakati beberapa opsi yang akan ditawarkan kepada warga terdampak. Meski belum merinci seluruh bentuk solusi yang disiapkan, Rizal menekankan bahwa pemerintah mengedepankan pendekatan kemanusiaan dan hukum yang adil.

“Opsi-opsi itu masih akan kami bicarakan secara teknis di tingkat koordinasi lintas instansi, termasuk dengan aparat kelurahan dan tokoh masyarakat, agar solusi yang diberikan betul-betul menyentuh kebutuhan dan keadilan bagi warga,” tambahnya.

Rizal juga menyampaikan bahwa Pemkot Ternate akan membentuk tim khusus untuk melakukan inventarisasi data dan verifikasi lapangan terkait status lahan dan jumlah warga yang terdampak konflik tersebut. Tim ini akan bekerja secara transparan dan melibatkan perwakilan masyarakat untuk menjaga akuntabilitas.

Kapolda Maluku Utara, menurut Rizal, menyambut baik inisiatif dialog ini dan menyatakan komitmen untuk mendukung upaya penyelesaian secara damai dan tertib hukum. Aparat keamanan, kata Rizal, akan tetap menjaga stabilitas situasi dan menghindari pendekatan represif selama proses penyelesaian berlangsung.

Di akhir keterangannya, Rizal Marsaoly mengimbau kepada seluruh masyarakat Ubo-Ubo untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum jelas. Ia memastikan bahwa pemerintah akan selalu terbuka terhadap aspirasi dan keluhan warga.

“Kami berharap masyarakat bisa terus menjaga kondusivitas. Kami bekerja untuk rakyat, dan kami ingin solusi ini menjadi win-win solution bagi semua pihak,” tutupnya.

(Red/Mito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *