Pemkot Tidore Dorong Lahirnya Wirausaha Muda Mandiri: Bimtek Kewirausahaan Jadi Wujud Komitmen Bangun Ekosistem Ekonomi Kreatif Pemuda yang Berkelanjutan

Berita Informasi531 Dilihat

Tidore, jendelamalut.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Tidore Kepulauan terus menunjukkan keseriusan dalam mendukung tumbuhnya wirausaha muda sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi daerah berbasis kreativitas dan kemandirian pemuda. Komitmen ini diwujudkan melalui pelaksanaan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengembangan Kewirausahaan Pemuda bagi Wirausaha Pemula, yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore pada Senin, 2 Juni 2025, bertempat di Aula Bougenville, Kelurahan Soasio.

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Asisten Sekda Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Sofyan Saraha, yang hadir mewakili Wali Kota Tidore Kepulauan.

Dalam sambutannya, Sofyan menegaskan bahwa pemuda saat ini tidak hanya menjadi penerus bangsa, tetapi juga harus tampil sebagai pencipta solusi (change makers) yang membawa perubahan melalui inovasi dan kewirausahaan.

> “Pemuda hari ini harus mampu menciptakan lapangan kerja, bukan hanya mencari kerja. Dibutuhkan keberanian untuk memulai, kemauan untuk terus belajar, dan ketekunan untuk bertahan di tengah tantangan,” ujar Sofyan.

 

Ia juga mengingatkan bahwa semua keberhasilan besar selalu diawali dari langkah-langkah kecil. Oleh karena itu, setiap upaya dan inisiatif pemuda dalam dunia wirausaha perlu diberikan ruang dan didukung secara berkelanjutan oleh berbagai pihak.

Sofyan menyampaikan bahwa Wali Kota Muhammad Sinen bersama Wakil Wali Kota Ahmad Laiman memberikan apresiasi tinggi atas semangat dan kreativitas para peserta bimtek. Menurutnya, merekalah yang berpotensi menjadi pionir dalam membangun startup lokal yang inovatif, mandiri, dan berdampak nyata bagi kemajuan masyarakat.

> “Kegagalan bukan akhir dari segalanya, melainkan bagian penting dalam proses menuju keberhasilan. Mari kita bangun Tidore Kepulauan yang lebih kuat melalui semangat dan kerja nyata kewirausahaan pemuda,” tegasnya.

 

Lebih lanjut, Sofyan mengajak seluruh jajaran dinas, stakeholder terkait, dunia pendidikan, pelaku industri, lembaga keuangan, dan sektor pemerintah lainnya untuk bersinergi dalam mendampingi para wirausaha muda, sehingga mereka tidak berjalan sendiri dalam proses membangun usaha.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Tidore Kepulauan, Ali Dukomalamo, dalam laporannya menjelaskan bahwa kegiatan bimtek ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam membina dan mendorong pemuda pelaku usaha pemula agar menjadi wirausaha yang inovatif, adaptif, serta memiliki daya saing di era digital dan ekonomi kreatif.

> “Bimtek ini dirancang dengan pendekatan yang praktis dan aplikatif, agar tidak hanya memberikan wawasan dan pengetahuan kewirausahaan, tetapi juga membangun motivasi dan rasa percaya diri peserta,” jelas Ali.

 

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini bukan sekadar pelatihan formal, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang Pemkot Tidore dalam menjadikan pemuda sebagai agen perubahan ekonomi dan sosial di lingkungan masing-masing.

Sebanyak 30 peserta dari berbagai kelurahan dan desa di Kota Tidore Kepulauan mengikuti bimtek ini. Mereka dibekali dengan pengetahuan dasar tentang kewirausahaan, strategi pengelolaan usaha, hingga membangun jaringan antar pelaku usaha muda di wilayah setempat. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *