DPRD Kabupaten Pulau Morotai Lakukan Inspeksi Mendadak terhadap Penggunaan Kontainer Subsidi di Pelabuhan Imam Lastory Daruba, Soroti Dugaan Penyalahgunaan dan Minta Penertiban

Berita Informasi651 Dilihat

Daruba, Morotai, jendelamalut.com — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pulau Morotai melakukan inspeksi mendadak (sidak) terhadap aktivitas penggunaan kontainer subsidi di Pelabuhan Imam Lastory, Daruba, Rabu (4/6/2025). Sidak ini dilakukan menyusul laporan masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan kontainer bersubsidi yang semestinya digunakan untuk pengangkutan logistik prioritas namun disinyalir dimanfaatkan oleh pihak tertentu untuk kepentingan komersial.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi II DPRD Pulau Morotai, tim sidak menemukan sejumlah kontainer yang penggunaannya diduga tidak sesuai dengan peruntukannya. Dalam kegiatan ini, anggota dewan terlihat berdiskusi langsung dengan petugas pelabuhan serta pengguna jasa kontainer. Mereka menanyakan dokumen pendukung dan mengecek isi kontainer untuk memastikan apakah barang-barang yang diangkut sesuai dengan kriteria subsidi yang telah ditetapkan oleh pemerintah pusat melalui Kementerian Perhubungan.

“Kami ingin memastikan bahwa kebijakan subsidi yang diberikan negara benar-benar dirasakan oleh masyarakat kecil dan pelaku usaha yang memang layak menerima. Bukan dimanfaatkan oleh oknum-oknum tertentu demi keuntungan pribadi,” tegas salah satu anggota DPRD yang turut dalam sidak tersebut.

Menurut informasi dari lapangan, kontainer subsidi ini seharusnya diprioritaskan untuk pengangkutan bahan pangan, alat pertanian, dan kebutuhan pokok masyarakat, namun diduga ada beberapa kontainer yang justru membawa barang-barang komersial dalam jumlah besar.

Dalam kesempatan tersebut, pihak DPRD juga meminta agar Syahbandar, Pelindo, dan Dinas Perhubungan setempat memperketat pengawasan serta memberlakukan sistem verifikasi yang lebih ketat terhadap setiap kontainer yang masuk dan keluar dari pelabuhan.

“Kami tidak ingin program subsidi ini justru menjadi ladang permainan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Kami akan mendorong dibentuknya tim pengawasan terpadu agar praktik semacam ini tidak berulang,” ujar salah satu anggota DPRD lainnya.

Sidak ini mendapat apresiasi dari masyarakat, yang berharap agar DPRD terus mengawal kebijakan publik yang berdampak langsung pada kehidupan warga.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak pelabuhan dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai temuan sidak tersebut. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *