Wakil Wali Kota Ternate Pimpin Salat Iduladha 1446 H Bersama Ratusan Warga, Serukan Makna Pengorbanan Sejati dan Serahkan Hewan Kurban ke Pesantren

Berita Informasi586 Dilihat

Ternate, jendelamalut.com – Pemerintah Kota Ternate menggelar pelaksanaan Salat Iduladha 1446 Hijriah secara khidmat di halaman Kantor Wali Kota Ternate, Jumat pagi (6 Juni 2025). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Ternate, Nasri Abubakar, bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan ratusan masyarakat Kota Ternate.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Bertindak sebagai khatib dalam Salat Id tersebut adalah Dr. Syahrir Ibnu, sementara posisi imam diisi oleh H. Mursidi Kamaludin. Rangkaian ibadah berlangsung dengan lancar dan penuh kekhusyukan, bahkan turut disiarkan secara langsung melalui siaran Pro 1 RRI Ternate.

Dalam khutbahnya, Dr. Syahrir menekankan bahwa Iduladha bukan sekadar seremoni penyembelihan hewan kurban, melainkan sebuah momentum spiritual untuk merenungkan nilai pengorbanan yang tulus dan penuh keikhlasan.

“Mari kita luruskan niat bersama, hadirkan keikhlasan, dan tebarkan kasih sayang dalam hati dan tindakan kita. Semoga setiap tetes pengorbanan kita diterima sebagai bukti ketundukan dan cinta kepada Allah SWT,” seru Dr. Syahrir dalam khutbahnya.

Lebih jauh, ia mengangkat kisah Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS sebagai simbol ketaatan sejati, yang mengajarkan kepada umat Islam tentang pentingnya ketaatan total kepada Allah, bahkan ketika diperintahkan mengorbankan sesuatu yang paling dicintai.

“Kisah ini bukan hanya untuk dibaca, tetapi untuk direnungkan dan dihidupkan dalam perilaku dan keputusan hidup sehari-hari,” tandasnya.

Usai Salat Iduladha, Wakil Wali Kota Ternate Nasri Abubakar menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Iduladha kepada seluruh masyarakat Ternate. Dalam pernyataannya kepada media, ia mengajak seluruh umat Islam untuk merenungkan sejauh mana nilai-nilai kurban telah diterapkan dalam kehidupan nyata.

“Sudah berpuluh kali kita merayakan Iduladha, tetapi pertanyaannya: apakah semangat pengorbanan itu benar-benar kita tanam, pelihara, dan amalkan dalam kehidupan sehari-hari?” ungkap Nasri.

Ia menyoroti kenyataan bahwa masih banyak yang berkurban secara lahiriah, namun mengabaikan substansi dan hikmah kurban itu sendiri. Bahkan, dalam kehidupan sosial, tidak jarang ditemukan individu atau pejabat yang masih mengorbankan orang lain demi kepentingan pribadi.

“Kita sering menjumpai pedagang yang rajin berkurban, tetapi dalam praktiknya tetap mengorbankan pembeli. Atau pejabat yang berkurban, tetapi masih mengorbankan kepentingan rakyat demi kelompoknya sendiri,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Wali Kota juga secara simbolis menyerahkan satu ekor hewan kurban kepada Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Ternate. Hewan kurban tersebut kemudian disalurkan ke Pondok Pesantren Alkhairaat untuk dibagikan kepada para santri dan warga sekitar.

Pemerintah Kota Ternate berharap, perayaan Iduladha tahun ini menjadi momen introspeksi, memperkuat nilai ketaatan, keikhlasan, dan kepedulian sosial, serta membangkitkan kesadaran spiritual masyarakat di tengah tantangan kehidupan modern. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *