Gunung Dukono Erupsi, Kolom Abu Capai 1.250 Meter, Status Waspada, Warga Diminta Jauhi Radius 4 Km dari Kawah Dukono

Berita Informasi564 Dilihat
  • Gunung Dukono Kembali Erupsi, PVMBG Imbau Warga Waspada Abu Vulkanik

Halmahera Utara, jendelamalut.com — Gunung api Dukono yang terletak di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, kembali mengalami erupsi pada Kamis, 12 Juni 2025 pukul 06.50 WIT. Letusan tersebut menghasilkan kolom abu setinggi kurang lebih 1.250 meter di atas puncak, berwarna putih dan tebal, dengan arah sebaran ke barat laut.

“Berdasarkan Sumber terpercaya yang di Identifikasi Media ini, “Informasi ini disampaikan oleh Pengamat Gunung Api Dukono, Bambang Sugiono, dalam rilis resminya melalui grup WhatsApp, Kamis (12/6).

“Erupsi terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 33 milimeter dan durasi kurang lebih 1 menit 22 detik,” jelas Bambang.

Ia menambahkan, hingga saat ini status Gunung Dukono masih berada pada Level II (Waspada). Karena itu, masyarakat, pendaki, serta wisatawan dilarang beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah aktif Malupang Warirang, guna menghindari potensi bahaya erupsi.

“Letusan abu vulkanik bersifat periodik dan arah sebarannya sangat bergantung pada arah dan kecepatan angin, sehingga wilayah terdampak abu dapat berubah-ubah,” ujarnya.

Bambang juga mengimbau warga yang tinggal di sekitar gunung agar selalu menyediakan masker atau penutup hidung dan mulut, sebagai langkah antisipasi terhadap gangguan sistem pernapasan akibat paparan abu vulkanik.

Ia menegaskan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat mengingat erupsi Gunung Dukono termasuk salah satu yang aktif secara terus-menerus di Indonesia dan berpotensi mengganggu aktivitas harian apabila tidak diantisipasi.

Dengan kondisi ini, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) terus melakukan pemantauan intensif dan meminta warga agar mengikuti informasi resmi dari pemerintah dan otoritas terkait guna menghindari penyebaran informasi yang menyesatkan. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *