Tingkat Pengangguran Turun, Bupati Haltim Desak Perusahaan Tambang Serap Tenaga Kerja Lokal

Berita Informasi828 Dilihat

Halmahera Timur, | 11 Juni 2025, jendelamalut.com – Pemerintah Daerah Kabupaten Halmahera Timur (Haltim), Provinsi Maluku Utara, menunjukkan komitmen serius dalam menurunkan angka pengangguran di wilayahnya. Komitmen tersebut ditandai dengan capaian positif penurunan tingkat pengangguran terbuka dari enam persen menjadi empat persen dalam beberapa waktu terakhir.

Bupati Halmahera Timur, Ubaid Yakub, mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan pelaku usaha. Namun, ia menegaskan bahwa perjuangan belum selesai. Perusahaan swasta, khususnya di sektor industri pertambangan, diminta untuk lebih proaktif membuka ruang kerja bagi tenaga lokal.

“Kami minta semua pelaku usaha, terutama perusahaan-perusahaan besar di Haltim, memberikan ruang seluas-luasnya bagi pencari kerja lokal. Ini penting untuk terus menekan angka pengangguran,” ujar Bupati Ubaid saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (11/6/2025).

Ubaid menyadari bahwa lonjakan pengangguran terdidik tidak bisa dihindari, terutama sejak pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan penghentian rekrutmen tenaga honorer. Dampaknya, banyak lulusan perguruan tinggi belum bisa terserap ke sektor formal, terutama sektor pemerintahan yang kapasitas penerimaannya terbatas.

Dalam situasi seperti ini, kata Ubaid, peran sektor swasta menjadi sangat vital. Industri tambang dan sektor jasa lainnya diharapkan tidak hanya beroperasi di wilayah Haltim, tetapi juga berkontribusi nyata dalam menyerap tenaga kerja lokal.

“Kami tidak bisa hanya mengandalkan sektor pemerintahan. Karena itu, kami berharap besar kepada sektor-sektor lain. Kami akan terus membangun komunikasi intensif dengan pelaku usaha, termasuk perusahaan tambang, agar peluang kerja selalu terbuka untuk anak-anak daerah,” katanya.

Bupati menambahkan bahwa pemerintah daerah tidak akan tinggal diam. Ia menegaskan komitmen Pemkab Haltim untuk terus menciptakan iklim investasi yang sehat dan bersahabat, namun tetap berpihak pada kepentingan masyarakat lokal, terutama dalam hal penyediaan lapangan kerja.

“Kami butuh sinergi yang konkret, bukan hanya wacana. Perusahaan yang beroperasi di sini harus ikut ambil bagian dalam pengentasan pengangguran. Itu bentuk tanggung jawab sosial mereka kepada daerah ini,” tegas Ubaid.

Langkah-langkah strategis juga tengah disiapkan Pemkab Haltim guna memastikan tenaga kerja lokal memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri, termasuk peningkatan pelatihan vokasi dan kerja sama dengan lembaga pendidikan.

Dengan arah kebijakan yang jelas dan sinergi lintas sektor, Pemkab Haltim optimistis angka pengangguran di daerah tersebut dapat terus ditekan secara bertahap dan berkelanjutan. Fokus utamanya adalah menciptakan masyarakat yang mandiri secara ekonomi dan berdaya saing tinggi di dunia kerja. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *