Derasnya Arus Sungai Akibatkan Longsor dan Ancam Permukiman Warga di Perbatasan Sasa-Gambesi, Kota Ternate

Berita Informasi728 Dilihat

Ternate, Maluku Utara, jendelamalut.com — Derasnya arus sungai yang meluap akibat intensitas hujan tinggi selama beberapa hari terakhir menyebabkan terjadinya longsor di kawasan perbatasan antara Kelurahan Sasa dan Kelurahan Gambesi, Kota Ternate, Maluku Utara. Kejadian ini menyebabkan kerusakan serius pada beberapa rumah warga yang berada di tepi sungai dan mengancam keselamatan penduduk sekitar.

Dari pantauan langsung di lokasi yang beredar melalui video media sosial TikTok, terlihat aliran sungai sangat deras hingga menyebabkan erosi pada bantaran sungai. Salah satu rumah warga terlihat hampir ambruk ke dalam sungai akibat fondasi tanah yang telah tergerus air. Tenda darurat berwarna biru juga tampak digunakan sebagai pelindung sementara untuk rumah yang terancam roboh.

Menurut keterangan warga setempat yang enggan disebutkan namanya, kejadian longsor ini bukan kali pertama terjadi. “Setiap musim hujan datang, air sungai selalu naik dan arusnya sangat kuat. Tapi kali ini paling parah. Tembok penahan tanah sudah tidak mampu menahan tekanan air. Kami sangat khawatir rumah kami bisa hanyut kapan saja,” ujarnya dengan nada cemas.

Kawasan Sasa-Gambesi memang dikenal sebagai wilayah yang rawan terhadap banjir dan longsor akibat letaknya yang berada di dekat aliran sungai besar dan struktur tanah yang labil. Sayangnya, hingga saat ini belum terlihat adanya langkah konkret dari pihak pemerintah daerah untuk membangun infrastruktur penahan tebing atau sistem drainase yang lebih kuat guna mengantisipasi bencana serupa.

Masyarakat berharap pemerintah segera membangun bronjong atau tembok penahan tebing di sepanjang aliran sungai perbatasan Sasa-Gambesi untuk mencegah kerusakan lebih lanjut. Selain itu, edukasi kepada warga terkait mitigasi bencana juga menjadi hal yang mendesak untuk dilakukan.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa upaya mitigasi dan pembangunan infrastruktur tangguh bencana harus menjadi prioritas utama, terutama di daerah rawan seperti Kota Ternate, agar keselamatan dan kenyamanan warga dapat terjamin di tengah ancaman perubahan iklim dan cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *