Jelang HUT Bhayangkara ke-79, Polri Gelar Tactical Floor Game dan Siagakan 5.800 Personel Amankan Monas

Berita Informasi2210 Dilihat

Jakarta, 30 Juni 2025 — Menyambut Hari Bhayangkara ke-79 yang akan dipusatkan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, pada Selasa, 1 Juli 2025, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Tactical Floor Game (TFG) sebagai bentuk simulasi pengamanan terpadu.

Kegiatan yang berlangsung di Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, pada Jumat (27/6), ini melibatkan personel gabungan dari Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, hingga unsur pendukung lainnya. Melalui TFG, para personel memetakan berbagai skenario pengamanan secara detail, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengaturan iring-iringan VVIP, titik evakuasi, hingga lokasi parkir dan alur keluar-masuk tamu undangan.

Kakorlantas Polri, Irjen Pol Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa sebanyak 5.800 personel gabungan akan dikerahkan untuk memastikan keamanan dan kelancaran acara, yang dijadwalkan akan dihadiri langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.

“Personel akan disebar mulai dari area inti Monas, jalan-jalan protokol, ruas tol, hingga kantong-kantong parkir. Seluruh titik menjadi fokus pengamanan,” ujar Irjen Agus.

Ia menambahkan, posko terpadu akan diaktifkan untuk mendukung kendali komunikasi, pemantauan arus lalu lintas, serta koordinasi pengamanan tamu VVIP secara real time.

Sementara itu, Dirlantas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin, mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Monas dan jalur-jalur protokol sejak dini hari pada hari pelaksanaan. Potensi kemacetan diprediksi meningkat tajam karena mobilitas ribuan peserta dan tamu undangan.

“Kami imbau masyarakat tidak melintas di kawasan padat seperti Sudirman–Thamrin, Tomang–Harmoni, Gunung Sahari, Juanda–Veteran, hingga Tugu Tani. Gunakan jalur alternatif atau transportasi publik,” ujar Komarudin.

Ia juga mengingatkan pengendara untuk tetap tenang dan tidak membunyikan klakson secara berlebihan saat menghadapi kemacetan.

“Petugas kami juga manusia. Hindari emosi di jalan dan jangan ‘tetetotet’ karena itu tak menyelesaikan masalah,” tegasnya.

Untuk mengurangi beban lalu lintas, Mabes Polri telah mengeluarkan surat imbauan agar sejumlah instansi dan kantor menerapkan sistem Work From Home (WFH) pada hari peringatan.

Dalam hal penataan parkir, Polda Metro Jaya telah menyiapkan sejumlah kantong parkir resmi seperti di kawasan GBK, Smesco, Kemayoran, Inggom, serta beberapa gedung pemerintahan di sekitar Monas. Satgas khusus juga dibentuk untuk menindak praktik parkir liar.

“Kami pastikan area Monas steril dari parkir liar. Jangan mudah percaya pada oknum yang meminta uang parkir ilegal,” tegas Komarudin.

Pihaknya juga menyiapkan skema kepulangan bertahap bagi peserta luar daerah, termasuk dari Jawa Timur, Jawa Barat, dan Banten, guna menghindari penumpukan kendaraan dan massa.

Dengan sinergi lintas instansi dan sistem pengamanan berlapis, Polri optimistis peringatan HUT ke-79 Bhayangkara akan berlangsung aman, tertib, dan menjadi momen kebanggaan bersama seluruh rakyat Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *