Usai Memimpin Rapat Pembentukan Panitia HUT RI Ke-80, Camat Pulau Makian Hadiri Undangan Pernikahan Warga di Desa Rambut Dayio Sebagai Bentuk Kehadiran Pemerintah di Tengah Masyarakat

Berita Informasi2517 Dilihat

Pulau Makian, jendelamalut.com — Setelah sukses memimpin rapat pembentukan Panitia Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80 tingkat Kecamatan Pulau Makian pada Rabu (16/07/2025) di Aula Kantor Camat, Camat Pulau Makian, Aderahmat ABD Rajak, S.Sos, bersama sejumlah staf dan perangkat kecamatan, langsung bergerak menuju Desa Rambut Dayio untuk menghadiri undangan pernikahan salah satu warga desa setempat.

Kehadiran Camat Pulau Makian dalam acara tersebut bukan sekadar memenuhi undangan, tetapi juga sebagai bentuk nyata kedekatan dan kepedulian pemerintah kecamatan terhadap masyarakat di wilayah tugasnya. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, dan warga Desa Rambut Dayio yang merasa bangga atas kehadiran pimpinan wilayah mereka dalam momen sakral keluarga tersebut.

“Usai menjalankan tugas pemerintahan dalam rapat pembentukan panitia HUT RI ke-80, kami merasa penting untuk tetap hadir dalam kegiatan masyarakat. Ini adalah bagian dari pelayanan sosial dan pendekatan emosional antara pemerintah dan rakyat,” ujar Aderahmat ABD Rajak kepada wartawan Media ini di sela acara.

Camat juga menegaskan bahwa pembangunan bukan hanya soal infrastruktur dan administrasi, tetapi juga soal membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat. “Masyarakat harus merasakan bahwa pemimpinnya hadir, bukan hanya dalam urusan kantor, tetapi juga dalam suka dan duka mereka,” tambahnya.

Masyarakat Desa Rambut Dayio memberikan apresiasi tinggi atas kunjungan Camat. Menurut mereka, kehadiran pejabat pemerintah dalam hajatan warga sangat jarang terjadi dan menunjukkan karakter pemimpin yang dekat dengan rakyat.

Tokoh masyarakat setempat, menyampaikan rasa bangganya atas kehadiran Camat. “Ini contoh nyata bahwa pemerintah bukan hanya ada di balik meja kantor, tetapi juga hadir langsung dalam kehidupan sosial masyarakat. Kami merasa dihargai dan diperhatikan,” ungkapnya.

Momentum ini menjadi bagian dari semangat kebersamaan menjelang peringatan hari kemerdekaan yang ke-80, yang diharapkan dapat menjadi perekat solidaritas antara pemerintah dan masyarakat di seluruh desa yang ada di Kecamatan Pulau Makian. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *