Kepala Desa Tomori Jadi Motor Penggerak Panen Raya Jagung, Bupati Basam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Mucksin Hadiri Langsung sebagai Dukungan Program Ketahanan Pangan 20%

Berita Informasi1243 Dilihat

Halmahera Selatan – Kepala Desa Tomori tampil sebagai sosok sentral dalam pelaksanaan Panen Raya Jagung yang digelar pada Jumat (22/8/2025) di lahan pertanian Desa Tomori, Kecamatan Bacan, Kabupaten Halmahera Selatan. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam pelaksanaan program Ketahanan Pangan 20% Tahun 2025, yang selaras dengan kebijakan nasional serta visi-misi Bupati Hasan Ali Basam Kasuba dan Wakil Bupati Helmi Umar Mucksin dalam pembangunan berbasis Agro-Maritim.

Panen raya tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Basam Kasuba, Wakil Bupati Helmi Umar Mucksin, Ketua TP-PKK Rifa’at Al Sa’adah Basam, Ketua GOW Mardiana Bopeng, Kadis Pertanian Agus Heriawan, Kadis DPMD Zaki Abdul Wahab, Kapolres Halmahera Selatan AKBP Hendra Gunawan, S.H.,I.K., M.M., Dandim 1509/Labuha Letkol Inf Samsul S.I.P, serta sejumlah tokoh masyarakat. Kehadiran jajaran pemerintah daerah hingga aparat keamanan menegaskan pentingnya program pangan desa sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan daerah.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tomori menegaskan bahwa keberhasilan panen jagung ini bukan hanya capaian masyarakat Tomori, tetapi juga inspirasi bagi seluruh desa di Halmahera Selatan. Ia mengajak agar setiap desa turut mengambil peran dengan menanam jagung minimal satu hektare.

“Bayangkan jika setiap desa menanam jagung minimal satu hektare saja, maka kita bisa menciptakan ketahanan pangan di atas 249 hektare secara kolektif di Halmahera Selatan,” ujar Kades Tomori penuh semangat.

Lebih jauh, ia juga menyoroti persoalan klasik yang kerap dihadapi petani, yaitu masalah pemasaran hasil panen. Kepala Desa Tomori meminta agar pemerintah daerah memberi perhatian serius dalam penyediaan pasar dan distribusi komoditas pertanian masyarakat, sehingga para petani tidak hanya mampu menghasilkan, tetapi juga mendapatkan nilai ekonomi yang layak.

Menanggapi hal itu, Bupati Hasan Ali Basam Kasuba mengapresiasi Desa Tomori yang dinilainya telah menjadi pionir pelaksanaan program ketahanan pangan 20%. Menurutnya, Tomori adalah contoh nyata desa yang siap menjadi motor penggerak pembangunan pertanian berkelanjutan di Halmahera Selatan.

“Desa Tomori menunjukkan langkah konkret dalam mewujudkan kedaulatan pangan. Ini panen raya pertama dengan skala seperti ini, dan harus menjadi inspirasi bagi desa-desa lain,” tegas Bupati.

Bupati Basam juga mendorong agar Desa Tomori tidak berhenti pada produksi jagung semata, melainkan mulai mengembangkan sektor peternakan dan bibit unggul sebagai langkah memperluas basis ketahanan pangan di masa mendatang.

Dengan adanya kolaborasi lintas sektor, termasuk Dinas Pertanian, DPMD, dan dukungan aparat keamanan, Pemerintah Halmahera Selatan optimistis bahwa cita-cita pembangunan Agro-Maritim akan berjalan seiring dengan program nasional ketahanan pangan. Kehadiran Kades Tomori yang berani tampil di garda terdepan menjadikan desa ini simbol kebangkitan pertanian sekaligus motor penggerak kesejahteraan masyarakat desa.

Redaksi: Utam Saputra

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *