Pemerintah Provinsi Maluku Utara (Pemprov Malut) bersama Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat secara resmi menetapkan Komandan Kodim 1501/Ternate sebagai Komandan Pos Komando (Posko) Tanggap Darurat Bencana banjir dan tanah longsor di Kabupaten Halmahera Barat. Penetapan tersebut dilakukan dalam rapat pembentukan tim tanggap darurat pascabencana, (13/01/2025).
Keputusan tersebut dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati Halmahera Barat Nomor 21/KPTS/I/2026 tentang Pembentukan Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Kabupaten Halmahera Barat. Posko ini dibentuk untuk mengoordinasikan seluruh upaya penanganan darurat, mulai dari evakuasi, pendistribusian bantuan, hingga pemulihan awal bagi masyarakat terdampak.
Usai rapat penetapan, Kodim 1501/Ternate langsung mengaktifkan Pos Komando Lapangan Tanggap Darurat yang berlokasi di Desa Tongute Ternate Asal, Kecamatan Ibu. Bersamaan dengan itu, dilakukan pula persiapan pendirian dapur umum yang akan mendapat dukungan dari Kementerian Sosial Republik Indonesia guna memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi.
Bupati Halmahera Barat bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Halmahera Barat, Tim Penggerak PKK, Dharma Wanita Persatuan, Persit Kartika Chandrakirana, serta Bhayangkari Kabupaten Halmahera Barat turut meninjau langsung posko lapangan, lokasi pengungsian warga Desa Gamlamo, serta sejumlah desa lain yang terdampak bencana di wilayah tersebut.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Halmahera Barat, Amos Sully Tugugu, menjelaskan bahwa pendirian dapur umum merupakan langkah strategis untuk menjamin terpenuhinya kebutuhan pangan masyarakat terdampak bencana.
“Dapur umum yang dibangun di posko lapangan ini akan menyuplai makanan ke seluruh pos pengungsian di masing-masing desa, dengan dukungan dari Kementerian Sosial,” ujarnya.
Dapur umum tersebut memanfaatkan gedung milik UPTD Pendidikan Kecamatan Ibu dan dikelola oleh Tim Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Halmahera Barat bersama Kementerian Sosial, dengan melibatkan partisipasi aktif masyarakat setempat.
Pada hari yang sama, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Maluku Utara juga melakukan evakuasi terhadap kendaraan milik warga yang hanyut akibat banjir dan mengganggu akses jalan di Desa Tongute Ternate serta wilayah sekitarnya.
Seiring diaktifkannya posko tanggap darurat, BPBD Kabupaten Halmahera Barat telah menerima berbagai bantuan logistik dari sejumlah pihak, berupa bahan makanan, minuman, pakaian, dan obat-obatan. Bantuan tersebut disiapkan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar para pengungsi selama masa tanggap darurat berlangsung.
Tim Redaksi












