Jakarta — Perdebatan mengenai jenis telur yang lebih tinggi kolesterolnya kembali menarik perhatian masyarakat. Berdasarkan data nutrisi, telur bebek memiliki kadar kolesterol yang jauh lebih tinggi dibandingkan telur ayam.
Satu butir telur bebek diketahui mengandung sekitar 620–660 miligram kolesterol, sedangkan telur ayam hanya sekitar 180–200 miligram per butir. Hal ini menunjukkan bahwa telur bebek memiliki kandungan kolesterol sekitar tiga kali lebih banyak dibanding telur ayam.
Perbedaan ini secara umum dipengaruhi oleh ukuran telur bebek yang lebih besar serta jumlah kuning telur yang juga lebih banyak, di mana kolesterol terkonsentrasi terutama di bagian kuning telur.
Meski demikian, pakar gizi mengingatkan bahwa tingginya kolesterol dalam makanan belum tentu berpengaruh langsung pada kadar kolesterol darah bagi semua orang. Faktor lain seperti pola makan keseluruhan, kadar lemak jenuh, genetika, dan kondisi kesehatan individu juga memegang peranan penting.
Di sisi lain, telur bebek juga dikenal memiliki keunggulan nutrisi lain seperti kandungan vitamin dan mineral yang lebih tinggi dibanding telur ayam, termasuk vitamin B12 dan zat besi, yang membuatnya tetap menjadi pilihan konsumsi bagi sebagian masyarakat.
Dengan perbedaan nutrisi yang cukup signifikan ini, konsumen dianjurkan untuk mempertimbangkan kebutuhan gizi serta kondisi kesehatan masing-masing sebelum menentukan pilihan antara telur ayam dan telur bebek.
Tim Redaksi










