Polres Semarang Gencarkan Patroli Libur Panjang, Tegas Hadapi Premanisme dan Gangguan Kamtibmas

Berita Informasi112 Dilihat

SEMARANG, jendelamalut.com – Mengantisipasi potensi gangguan keamanan selama libur panjang, Polres Semarang Polda Jawa Tengah mengintensifkan patroli di sejumlah wilayah Kabupaten Semarang. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Operasi Aman Candi 2025.

Kapolres Semarang AKBP Ratna Quratul Ainy, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa patroli ini bertujuan menjaga situasi Kamtibmas agar tetap kondusif.

“Dalam rangkaian Operasi Aman Candi 2025, kami melaksanakan patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan Kamtibmas,” ungkapnya saat memimpin patroli di Alun-Alun Bung Karno, Minggu (11/5).

Didampingi para pejabat utama (PJU) dan personel Polres Semarang, patroli dilakukan menggunakan kendaraan roda dua dan menyasar titik-titik rawan. Dalam kegiatan tersebut, Kapolres juga berdialog langsung dengan juru parkir, pedagang, dan warga untuk menyerap informasi serta memberikan imbauan.

Kapolres mengajak masyarakat untuk saling menjaga keamanan dan bersikap responsif apabila menjumpai situasi yang berpotensi mengganggu ketertiban umum.

Patroli kemudian dilanjutkan ke kawasan industri Pringapus, di mana Kapolres berdialog dengan petugas keamanan (security) perusahaan. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Ratna menegaskan komitmennya memberantas aksi premanisme, termasuk yang berkedok organisasi masyarakat (ormas).

“Menindaklanjuti arahan Bapak Presiden melalui Bapak Kapolri dan Kapolda Jateng, kami akan bertindak tegas terhadap segala bentuk premanisme,” tegasnya.

Kapolres menjelaskan bahwa upaya yang diambil meliputi pendekatan preemtif dan preventif. Namun, apabila ditemukan tindakan kriminal, pihaknya tidak akan ragu menegakkan hukum secara tegas.

Fokus penindakan mencakup aksi pemerasan, pungutan liar, pengancaman, intimidasi, pengeroyokan, hingga penganiayaan—baik yang dilakukan individu maupun kelompok.

“Premanisme dalam bentuk apa pun yang mengganggu ketertiban masyarakat dan iklim usaha akan kami tindak tegas,” imbuh AKBP Ratna.

Ia menambahkan, tindakan ini bertujuan menciptakan rasa aman, kepastian hukum, dan kenyamanan khususnya bagi para pelaku usaha. Oleh karena itu, patroli dialogis dilakukan di lokasi-lokasi strategis seperti kawasan industri, pemukiman, dan pertokoan.

Kapolres juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor apabila melihat atau mengalami aksi kejahatan.

“Jangan ragu melapor. Kami akan segera bertindak dan memberikan perlindungan,” ujarnya.

Sebagai bagian dari pelayanan, Kapolres memastikan akses pelaporan masyarakat semakin mudah dengan penempelan stiker layanan Polisi 110 dan Hotline Polres Semarang di sejumlah titik.

Layanan ini bisa diakses selama 24 jam melalui nomor bebas pulsa 110 dan hotline resmi Polres Semarang. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *