Pemkot Tidore Kepulauan Sampaikan Rancangan Awal RPJMD 2025–2029 dalam Rapat Paripurna DPRD

Berita Informasi779 Dilihat

Tidore, jendelamalut.com — Pemerintah Kota Tidore Kepulauan secara resmi menyampaikan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Tahun 2025–2029 dalam Rapat Paripurna ke-5 Masa Persidangan III Tahun 2025, yang digelar di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Tidore Kepulauan, Rabu (11/6/2025).

Wali Kota Tidore Kepulauan, Muhammad Sinen, dalam sambutannya menyampaikan bahwa RPJMD merupakan dokumen strategis yang akan menjadi pedoman utama dalam merumuskan arah kebijakan dan prioritas pembangunan lima tahun ke depan.

“Penyusunan RPJMD ini memperhatikan isu strategis daerah, potensi unggulan, serta kebutuhan masyarakat. Dokumen ini bukan hanya administratif, tapi menjadi kompas pembangunan yang mengarahkan seluruh sektor menuju kemajuan yang berkelanjutan,” kata Muhammad Sinen.

Ia menegaskan bahwa penyusunan RPJMD mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional serta Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pada Pasal 264 disebutkan bahwa RPJMD wajib ditetapkan dalam bentuk Peraturan Daerah paling lambat enam bulan setelah pelantikan kepala daerah.

“Hal ini menunjukkan pentingnya percepatan penyusunan RPJMD untuk menjamin kesinambungan pembangunan, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta keberpihakan kepada kebutuhan masyarakat,” jelasnya.

RPJMD Tidore Kepulauan 2025–2029 mengusung visi “Terwujudnya Tidore Kepulauan yang Aman, Nyaman, Ramah, Maju dan Berkelanjutan untuk Semua”. Visi ini dijabarkan melalui empat misi, empat tujuan pembangunan, sebelas sasaran, tujuh belas indikator kinerja utama, serta dua puluh empat program prioritas.

Menurut Wali Kota, fokus utama pembangunan diarahkan pada peningkatan layanan dasar, serta penguatan sektor unggulan daerah seperti pariwisata, pertanian, dan perikanan.

“Kami ingin membangun kesadaran kolektif bahwa Tidore memiliki potensi besar. Kota ini sudah memiliki modal sosial berupa rasa aman, kenyamanan hidup, dan nilai-nilai kebersamaan yang tinggi. Saya dan Wakil Wali Kota hadir sebagai pengayom yang siap bekerja bersama rakyat,” ungkapnya.

Muhammad Sinen juga mengajak semua elemen untuk mengambil peran aktif dalam perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah ke depan.

“Saya memohon dukungan penuh dari pimpinan dan anggota DPRD, para pemangku kepentingan, hingga masyarakat, agar RPJMD ini benar-benar menjadi milik bersama. Kita butuh kolaborasi dan solidaritas demi terwujudnya Tidore yang lebih baik, inklusif, dan berdaya saing,” tutup Wali Kota.

Rapat Paripurna tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Tidore Kepulauan, H. Ade Kama, serta dihadiri oleh Wakil Wali Kota Ahmad Laiman, Sekretaris Daerah Ismail Dukomalamo, unsur Forkopimda, para wakil ketua dan anggota DPRD, pimpinan OPD, camat, staf ahli, serta insan pers. Red

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *